Rita Uli Hutapea - detikNews
Kepolisian Brasil menyatakan, Roberto Carlos Magalhaes telah mengaku menusukkan jarum-jarum jahit ke tubuh anak laki-laki berumur dua tahun tersebut.
"Dia melakukannya untuk balas dendam, untuk membalas istrinya," kata kepala kepolisian Kota Ibotirama, Helder Fernandes Santana seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (17/12/2009).
"Selingkuhan dia menyuruhnya membunuh anak itu melalui ritual mengerikan," tutur Santana.
Akibat perbuatan Magalhaes, bocah yang dirahasiakan namanya itu saat ini dirawat di unit intensif sebuah rumah sakit di Kota Barreiras, negara bagian Bahia. Kondisinya serius.
Para dokter akan mencoba mengeluarkan jarum-jarum, yang sebagian berukuran panjang 5 cm, dari tubuh si anak.
Awalnya si anak dibawa ke rumah sakit oleh ibunya karena mengeluh sakit perut dan muntah-muntah. Hasil penyinaran x-ray kemudian menunjukkan puluhan jarum bersarang di dalam tubuh korban. Jarum-jarum itu terlihat di dalam leher, tubuh dan kakinya. Bahkan setidaknya satu jarum menancap di paru-parunya.
Menurut para dokter, tidak semua jarum akan dikeluarkan dari tubuh korban. Jarum-jarum yang berada di dalam organ-organ vital akan dibiarkan saja mengingat bahaya yang akan ditimbulkan jika jarum tersebut diangkat.
0 komentar
Post a Comment