Senin, 20/07/2009 18:12 WIB Zainal Effendi - detikSurabaya
Surabaya - Adu mulut antara KPU Jatim dengan anggota Panwaslu Jatim sempat menghiasi proses rekapitulasi pilpres. Adu mulut itu terjadi karena Panwaslu meminta perhitungan ulang di Probrolinggo.
Adu mulut yang nyaris dengan adu jotos itu terjadi antara anggota KPU Jatim Arif Budiman selaku pimpinan sidang rekapitulasi dengan anggota Panwaslu Jatim Abdullah Bufteim. Keduanya tampak sudah mengeluarkan nada tinggi.
"Saya kira teman-teman panwas ini seperti provokator karena hasil rekapitulasi di kota Probolinggo ditandatangani ketiga saksi pasangan capres dan itu sah," serunya dengan nada tinggi di sela-sela rekapitulasi piplres di Hotel Novotel, Jalan Raya Ngagel, Senin (20/7/2009).
Jawaban KPU Jatim dengan nada itu semakin membuat anggota naik pitam. "Saya berbicara fakta dengan hasil temuan kita di lapangan tapi seolah-olah teman-teman KPU tidak menghargai kinerja kita sebagai pengawas," jawab Abullah, salah satu anggota PAnwaslu yang juga dengan nada tinggi.
Beruntung aksi adu mulut ini tidak berlangsung lama karena salah satu pihak yakni Abdullah memilih untuk keluar dari ruangan. Sehingga proses rekapitulasi dapat dilanjutkan.
(stv/bdh)
0 komentar
Post a Comment