
Senin, 13/07/2009 13:49 WIB Ayu Fitriana - detikPemilu
Jakarta - KPU membantah tidak independen terkait keberadaan The International Foundation for Electoral Systems (IFES) dalam tabulasi penghitungan nasional lewat SMS. KPU tidak mendapatkan uang sedikitpun dari IFES.
IFES membayarkan langsung biaya penghitungan suara melalui SMS ke Telkomsel.
"KPU hanya mendapatkan manfaatnya saja seperti dari IFES. Untuk penghitungan melalui SMS ini, mereka membayarkan langsung ke Telkomsel. Jadi tidak ada hubungannya dengan kami," ujar anggota KPU Andi Nurpati di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pust, Senin (13/7/2009).
Menurut Andi, KPU tidak pernah mendapatkan uang tunai dari pihak mana pun kecuali APBN. Hal ini juga sudah dibahas bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas).
Andi menambahkan, IFES juga bukan satu-satunya lembaga yang memfasilitasi KPU. Andi menunjuk, Bawaslu juga difasilitasi oleh lembaga asing.
"Menurut saya kalau lembaga asing mengintervensi KPU tidak bisa dikatakan KPU tidak independen. Kami sudah memiliki kesepakatan yang sesuai atau berpedoman pada UU," tegasnya.
( nik / iy )
0 komentar
Post a Comment